Edukasi Pikiran Bawah Sadar Anak
Kita semua tahu bahwa manusia mempunyai dua macam bentuk pikiran
yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar mempunyai
fungsi mengidentifikasi informasi yang masuk, membandingkan dengan data
yang sudah ada dalam memori kita, menganalisa data yang baru masuk
tersebut dan memutuskan data baru akan disimpan, dibuang atau diabaikan
sementara.
Sementara itu pikiran bawah sadar yang kapasitasnya jauh lebih besar
dari pikiran sadar mempunyai fungsi yang jauh lebih komplek. Semua
fungsi organ tubuh kita diatur cara kerjanya dari pikiran bawah sadar.
Selain itu nilai-nilai yang kita pegang, sistem kepercayaan dan
keyakinan terhadap segala sesuatu juga disimpan di sini. Memori jangka
panjang kita juga terdapat dalam pikiran bawah sadar.
Pernahkah anda perhatikan seorang anak kecil yang akan tidur dan
selalu mencari bantal ”kumal” kesayangannya ? Darimanakah pikiran ini
muncul dalam benaknya ? Siapakah yang mengendalikannya ? Itulah hasil
kerja pikiran bawah sadar.
Pikiran bawah sadar mengendalikan hampir sembilan puluh persen
pemikiran dan tindakan kita. Ingin contoh nyata ? Baiklah, bayangkan
tiba-tiba di depan anda saat ini, pada jarak kurang lebih 3 meter, anda
melihat sekelebat bayangan yang mirip seperti bentuk ular. Anda
menajamkan pandangan untuk melihat lebih jelas dan ternyata …… memang
benar …. itu ular kobra yang tampaknya kelaparan. Tubuhnya yang sebesar
paha orang dewasa bergerak lambat namun pasti. Suaranya mendesis membuat
bulu kuduk berdiri, pandangan matanya sangat bengis dan gigi taringnya
mencuat keluar disertai lidahnya yang menjulur-julur siap menerkam
apapun yang bisa membuatnya kenyang. Apa yang akan anda lakukan ?
Yaa …. hampir sebagian besar dari kita akan memutuskan untuk lari.
Ooops maaf jika anda wanita, anda akan berteriak dulu, bukan ? Baru
setelah itu lari. Mengapa ? Karena sebagian besar dari kita tidak pernah
tahu bagaimana menaklukkan kobra. Bahkan seandainya tahupun kita lebih
baik lari dan mencari bantuan daripada melawannya bukan ?
Bagaimana jika seandainya anda dari kecil sudah diberitahu bahwa
kobra itu mendatangkan rejeki. Orangtua anda mengatakan bahwa rumah yang
ditempati sekarang adalah hasil dari berjualan kobra. Apakah anda akan
lari jika menemui kobra di depan anda ? Tidak bukan ! Anda pasti
berpikir ” wah ini rejeki, tanpa dicari muncul di depan mata ”.
Apa yang membedakan situasi di atas ? Yang membedakan adalah program
pikiran yang ada dalam pikiran kita. Program tersebut mengendap dalam
bawah sadar dan akan terpicu keluar oleh suatu kejadian tertentu. Ada
banyak sekali program di dalam bawah sadar kita. Pernahkah anda
memperhatikan program seperti apa yang masuk dalam pikiran kita setiap
harinya ?
Pikiran bawah tidak bisa menolak apapun yang anda masukkan melalui
kelima panca indera anda. Bahkan hal-hal yang tidak anda perhatikan
secara sadar akan terekam dalam pikiran bawah sadar.
Bagaimana dengan anak-anak kita ? Kebanyakan orangtua sekarang sibuk
memberikan ’makanan’ pada ’pikiran’ sadar anaknya. Anak usia 3 tahun – 4
tahun sudah dibawa pergi ke tempat les bahasa inggris, les mandarin,
les menulis, membaca dan lain sebagainya.
Mereka mengatakan itu sudah tuntutan jaman. Oh ya…. jaman yang mana ?
Dan tuntutan seperti apa persisnya ? Pernahkah anda secara serius
memikirkan apa yang sebenarnya dituntut oleh anak-anak kita ? Dan apa
yang sebenarnya dituntut oleh sebuah kehidupan sukses ?
Marilah kita lihat sekeliling kita, ada banyak orang yang menguasai
bahasa Inggris dengan bagus ( apalagi di Inggris dan Amrik sono ) tetapi
tidak punya pekerjaan. Dan ada banyak orang juga yang hanya lulusan SMU
dan kurang bisa bahasa Inggris tetapi sukses luar biasa ! Ada banyak
sarjana S1, S2 bahkan S3 yang hidupnya biasa-biasa saja.
Apakah artinya itu ? Itu semua artinya adalah netral. Kesemuanya itu
adalah variabel. Variabel bisa bernilai benar ataupun salah. Seperti x +
2 = 5 akan benar jika x diganti dengan angka 3 dan akan salah jika x
diganti dengan angka 4 atau 8. Bahasa Inggris, Mandarin, gelar sarjana,
IQ tinggi, masuk sekolah top dan nilai IP tinggi adalah variabel. Tidak
menjamin 100% hidup akan sukses !
Lalu apa yang menjadi variabel tetap ? Apakah ada ? Tentunya ada.
Lihatlah kehidupan ratusan milyuner dalam dan luar negri, pelajarilah
dan tariklah kesimpulan adakah variabel tetapnya ?
Satu hal pasti yang dimiliki oleh mereka semua adalah konsep diri
sehat. Di manakah konsep diri sehat ini tersimpan ? Dalam pikiran bawah
sadar.
Inilah yang harus kita jaga dalam diri setiap anak. Dengan konsep
diri sehat hampir semua hal dapat dilakukan oleh seorang anak yang
tumbuh menjadi dewasa. Jika kita berbicara konsep diri sehat kita bicara
diri ideal sehat, citra diri sehat dan harga diri sehat. Dan jika kita
bicara tiga hal ini kita bicara seorang yang memiliki impian, yang
bersedia mewujudkannya dalam kehidupan nyata dengan apapun yang ada di
tangannya. Kita bicara mengenai semangat tinggi, keyakinan dan
kepercayaan positif, kreativitas tanpa henti, keuletan, keberanian
menempuh perjalanan hidup, ketegaran seorang manusia dan kemampuan untuk
mempelajari apapun juga yang diperlukan untuk sebuah kesuksesan !!
Apakah konsep diri positif ini bisa dikondisikan ? Ya !!! Anda bisa
menciptakan kondisi yang mendukung. Caranya adalah dengan memahami
bagaimana konsep diri ini tertanam dalam pikiran bawah sadar. Konsep
diri tertanam dalam pikiran bawah sadar melalui pengulangan, pengalaman,
tradisi dan model dari figur yang memiliki otoritas di mata anak.
Perhatikanlah apa yang berulang kali anda lakukan, ucapkan dan
pikirkan terhadap anak-anak. Itulah yang nantinya akan membentuk mereka.
Dari bahan dasar ini mereka akan mengembangkan diri mereka melalui
pergaulan dengan lingkungan.
Mengapa bayi 1 tahun belajar berdiri dan berjalan ? Karena sejak ia
bisa menggunakan matanya ia melihat orang-orang di sekitarnya berdiri
ditopang kedua kaki dan berjalan. Cobalah anda bayangkan bagaimana jika
sang bayi hanya melihat orang merangkak sejak ia bisa menggunakan
matanya untuk melihat.
Sejauh apakah pengaruh program pikiran bawah sadar ? Program pikiran
bawah sadar akan menentukan sukses tidaknya kehidupan seseorang. Dengan
cara lain bisa dikatakan kehidupan yang dijalani seseorang adalah
perwujudan dari program yang ada di bawah sadarnya dalam tingkat
tertentu.
Pastikan bahwa tindakan / perlakuan dan ucapan / perkataan anda
ke anak-anak mempunyai pengaruh yang positif bagi perkembangan dirinya.
Karena itulah yang akan membentuk dirinya kelak.