Monday, March 6, 2017

Logika Tanpa Nama

Otak saja ga cukup.
Dengan atau tanpa akal pikiran.
Keselarasan dan penyatuan otak dan hati akan jauh lebih indah.
Saat hatimu selalu berada di dekat Tuhanmu.

Tuhan yang mana???
Tuhan yang Esa.

Siapa itu Tuhan yang esa?
Laa ilaaha illallah.

Saat kalimat dan pernyataan itu terucap,
bahkan mengalir di setiap nafasmu,
Apakah Tuhan masih yang esa?
Ya
Apakah dia Tuhanmu saat kau beribadah?
Ya
Masih diakah Tuhanmu saat kau kehidupan mu,
Saat kau bermualamah dengan lingkungan sosialmu? 
Ya

Adakah aturan Tuhanmu kau lakukan dalam kehidupan sosialmu?
Adakah hukum Tuhanmu yang kau imani dalam kehidupan sosialmu?
Tidak, maka berhentilah untuk berdzikir kepadanya.

Ber-Tuhan bukan hanya saat menguntungkan.
Ber-Tuhan bukan hanya saat ibadah Mahdhah saja.

Jika itu yang kau lakukan,
Lebih baik jangan Ber-Tuhan
Karena yang kau lakukan sia-sia
Kemunafikan kau lakukan bukan kepada Tuhan
Bukan kepada makhluk lain
Tapi kepada dirimu sendiri.
Kepada hatimu
Dengan segala akal dan pikiranmu
akan mencari pembenaran diri.

Untukmu .....
makhluk yg pernah sangat aku hargai
Pernah sangat aku hormati
pernah sangat aku kagumi

Salam
Maaf jika kurang berkenan dihatimu
karena kadang hati dan akal pikiran tidak selaras

سُبْحَانَ اللَّهِ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَ لاَ اِلهَ إِلاَّ اللَّهُ وَ اللَّهُ أَكْبَرُ

لاَحوْلَ وَلاَ قُوَّة اِلاَّبِاللّهِ

لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ

No comments: